Pendidikan di pasca pandemi memang sangat mencengankan perubahan karakter siswa yang sangat signifikan membuat dewan guru kesulitan proses pembelajaran yang kurang maksimal. Pengembangan karakter dan sikap siswa sekolah dasar harus dilakukan dengan beriringan dalam waktu tertentu. Kedua proses ini membutuhkan pembiasaan untuk menjadikan siswa sekolah dasar memiliki tanggung jawab terhadap dirinya sendiri dalam belajarnya. Peningkatan kompetensi siswa dapat dilakukan dengan menyediakan proses transfer pengetahuan antar guru ke siswa, siswa ke siswa, dan orang tua. Dalam Seni Budaya dan Ketrampilan merupakan salah satu mata pelajaran dalam pendidikan dasar yang dapat menumbuhkan kecerdasan moral secara kompetitif. Untuk menghasilkan seni ketrampilan yang bagus membutuhkan kreatifitas siswa dalam berkarya. Oleh karena itu, KKN Tematik Universitas Islam Raden Rahmat Menggelar Pelatihan dan Praktikum pembuatan karya seni ketrampilan dengan membuat kolase dan mewarnai tempat sampah dengan cat air.

Tujuan dari pelatihan ini adalah melatih kreatifitas siswa dalam membuat karya seni dengan media yang ada di sekitar lingkungan sekolah. Kegiatan ini sangat di dukung oleh dewan guru dan kepala sekolah guna melatih kesadaran siswa terhadap karya seni dengan pemanfaatan media yang ada dilingkungan sekolah.

Kegiatan ini di awali dengan sosialisasi jadwal pelaksanaan pelatihan kepada dewan guru dan siswa/i. Pelatihan ini dibuat menjadi dua jenis pembuatan karya. Kelas satu-dua-tiga membuatkarya seni kolase dan kelas empat-lima melukis dimedia tempat sampah. Kegiatan ini juga melatih solidaritas dan kerjasama dalam kelompok untuk menghasilkan karya seni yang memuaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.