Kamis, 10 Agustus 2023 di Hall KH. Moh Said Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNIRA Malang di dukung seluruh Sivitas kembali melakukan inovasi dalam penyelenggaraan KKN-Tematik pada periode Juni-Juli 2023 ini. Bentuk inovasi pertama yakni penerbitan buku pengabdian masyarakat yang merepresentasikan segala bentuk kegiatan selama pelaksanaan KKN Tematik di 20 desa terpilih. Buku berjudul Akselerasi dan Sinergi Multi Pihak terhadap Ketahanan Pangan Desa dan Mitigasi Bencana.

Selain out put berupa buku pengabdian masyarakat, juga terdapat output yang menarik yakni Video Sinematik Desa.
Pada penutupan KKNT ini, disemarakkan pula dengan stand yang dibikin mahasiswa yang mendisplay beragam produk unggulan desa dan karya mahasiswa. Berbagai program kerja KKNT juga disajikan dengan cukup menarik. Acara penutupan KKNT ini diakhiri dengan Festival Video Sinematik Desa yang menampilkan berbagai judul film yang berhasil di bikin oleh 9 kelompok KKN-Tematik UNIRA Malang.

Beberapa film pendek yang ditampilkan dalam Festival Video Sinematik Desa tersebut diantaranya berjudul Palaan: Gerbang Lereng Kawi; Incradible Story Of Balesari; Jambuwer: Desa dengan Potensi Alam dan Kearifan Lokalnya; Kademangan: Kampung Pangan Lestari; Jebul Sidodadi: Potensi dan Estetika Keberagaman; Desa Sumberdem: Selayang Pandang Panguripan Kampung Tematik Den Kawi; Desa Jeru: Kampung Preneur digital dan industri wirausaha; Putukrejo: Village on the Hill; Anyaman Unik e Ngawonggo. Yang lebih menarik lagi, produser dan sutradara adalah para mahasiswa UNIRA Malang.

Muhammad Imron selaku Kepala LPPM UNIRA Malang menyampaikan bahwa “KKN Tematik UNIRA selalu menyajikan hal baru, di awali dengan pembekalan sebelum pemberangkatan KKN. Kami membekali para calon peserta KKN dan dosen pendamping lapangan dengan berbagai workshop, diantara workshop Participatory Rural Appraisal dan workshop Pembuatan video Sinematik Desa agar kualitas penyelenggaraan KKN-Tematik bisa lebih baik dan mampu mendaratkan program kerja dilapangan”. Kemudian ia menambahkan, “Video Sinematik Desa yang telah dihasilkan nantinya akan kami berikan kepada pihak pemerintah desa agar dapat dijadikan sebagai video profil desa “.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *